Jumat, 25 Februari 2011

Ambient condition
Ambient condition yaitu kualitas fisik dari keadaan yang mengelilingi individu seperti sound, cahaya/ penerangan, warna, kualitas udara, temperature, dan kelembaban.
·         Kebisingan, temperature, dan Kualitas Udara. Menurut Ancok (1989), keadaan bising dan temperatur yang tinggi akam mempengaruhi emosi para penghuni. Emosi yang semakin kurang dapat dikontrol akan mempengaruhi hubungan sosial di dalam maupun di luar rumah.
·         Kebisingan. Menurut Sarwono (1988) terdapat tiga faktor yang menyebabkan suara secara psikologis dianggap bising, yaitu : volume, perkiraan, dan pengendalian.
·         Warna. Warna agak terang juga akan berpengaruh terhadap penglihatan. Area-area yang diberi warna terlalu terang di satu pihak menimbulkan kelelahan mata, juga akan menghasilkan bayangan yang mengganggu. Warna-warna yang terlalu kontras, selain mengganggu juga memberikan terlalu banyak penangkapan mata dan memberi kesan membingungkan (Lang, 1987).

Architectural Features

Architectural features yang tercangkup di dalamnya adalah seting-seting yang bersifat permanent, misalnya di dalam ruangan, yang termasuk didalamnya antara lain konfigurasi dinding, lantai, atap, serta pengaturan perabot dan dekorasi. Dalam suatu gedung architectural features meliputi layout tiap lantai, desain, dan perlakuan ruang dalam dan sebagainya.
·         Estetika. Pengetahuan mengenai estetika memberi perhatian kepada dua hal. Pertama, identifikasi dan pengetahuan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi dari suatu objek atau suatu proses keindahan atau paling tidak suatu pengalaman yang menyenangkan. Kedua, untuk mengetahui lkemampuan manusia untuk menciptakan dan untuk menikmati karya yang menunjukkan estetika.

Sumber dan Referensi ;

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar